Kamis, 03 Februari 2011

Katrol  dalam tinjauan fisis adalah  piranti atau pesawat sederhana yang bermanfaat untuk mempermudah usaha atau kerja ( keuntungan mekanik ; efisiensi ) sehingga tidak perlu mengeluarkan energi atau gaya terlampau besar.
Katrol dapat dibedakan menjadi katrol tunggal tetap, katrol tunggal bergerak, dan takal.
Katrol Tunggal Tetap, sistem katrol ini dibuat sedemikian rupa sehingga katrol tersebut tetap pada posisinya. Contoh yang sering kita lihat sehari-hari, seperti katrol yang digunakan untuk menimba air.Keuntungan mekanik jenis katrol ini adalah 1 artinya : gaya yang dipergunakan untuk mengangkat beban sama dengan berat beban.
Katrol Tunggal Bergerak, jenis ini dirancang sedemikian rupa sehingga dapat bebas bergerak.Keuntungan mekanik jenis katrol ini adalah 2 artinya : gaya yang dipergunakan untuk mengangkat beban sama dengan ½ berat beban.
 Katrol Takal, katrol majemuk yang terdiri atas katrol-katrol tetap dan katrol-katrol bergerak. Takal biasa digunakan untuk mengangkat beban yang berat. Takal dapat menggunakan dua katrol, di mana satu sebagai katrol tetap dipasang di atas dan satu lagi sebagai katrol bergerak. Takal juga dapat menggunakan tiga , empat katrol atau lebih.Keuntungan mekanik tergantung jumlah katrol dan tali yang menanggung beban
Secara umum katrol sangat baik digunakan untuk memindahkan beban ke atas.
Katrol atau takal yang diuraikan di atas  merupakan piranti / pesawat sederhana sungguhan.Masih banyak lagi penggunaan dan pemanfaatan piranti ini dalam arti sesungguhnya.
Penggunaan pesawat sederhana jenis ini ternyata telah merambah ke wilayah non fisis, sektor pemerintahan , departemen, dinas, sampai dunia pendidikan pun turut serta memanfaatkan  kecanggihan pesawat sederhana  ini, walaupun dengan      spesifikasi piranti yang tidak sama, setidaknya mempergunakan asas kerja dan manfaat dari piranti ini,yaitu mempermudah kerja atau usaha..entah itu untuk kebaikan atau sebaliknya.
Misal, jika seseorang ingin posisi atau kedudukan yang lebih tinggi, prinsip kerja piranti ini menjadi keharusan. Tips-nya , siapkan saja … seberapa banyak katrol    ( kolega ? ) sebagai pendukung dan seberapa kuat tali  ( dana ?  ) untuk menanggung beban diri ?,  semakin banyak katrol yang dipergunakan dan semakin kuat tali yang dipersiapkan, semakin mudah untuk mencapai kedudukan yang diidamkan.
Dunia pendidikan kitapun tak mau ketinggalan, lihat saja .. kecemasan terpancar  dengan ketatnya nilai kelulusan.. berbagai upaya ilegal dilegalkan, namun tidak perlu khawatir.. lagi-lagi piranti ini pas untuk menyelamatkan wajah ... katrol jenis ini berlabel regresi linier.
Regresi linier merupakan salah satu metode statistika yang digunakan untuk membentuk model hubungan antara variabel terikat (dependen;respon; Y) dengan satu atau lebih variabel bebas (independen; prediktor; X)… Nah, disini terlihat model hubungan yang similar dengan takal jadi sah-sah saja kalau diistilahkan  katrol regresi linier ..penerapan katro regresi linier cukup sederhana ... mungkin ilustrasi ini bisa membantu, di sekolah B hasil Ujian Kenaikkan Kelas X Mata Pelajaran Z ( KKM = 60 ) nilai terendah adalah 45 dan tertinggi 85…siswa dengan nilai 45 tentu saja di bawah KKM dan harus remedial, jika hasil remedial tetap kurang memenuhi..maka jurus katrol regresi linier lebih ilmiah ketimbang mengunakan jurus lihat wajah .. kehadiran .. perilaku .. atau buku perpus. Caranya tinggal mengganti nilai 45 dengan standar KKM dan hasilnya serentak seluruh nilai … berubah ! … nilai terendah menjadi 60 namun nilai tertinggi tetap 85.. kalau asas keadilan akan dikedepankan maka nilai tertinggipun dapat digeser lebih tinggi .. misal saja menjadi 86 … hasilnya.. rruaaarr biasa … nilai terendah menjadi 60 nilai tertinggi..86, semua nilai terangkat dengan mulus … karena memang itulah fungsi utama katrol… mengangkat beban , dan beban itu adalah nilai di bawah KKM.