Kalau setelah diuji dengan formula tadi ternyata ada salah satu standar tak terpenuhi, maka perlu dikaji ulang dan pasti molor lagi, dan uji lagi..dan lagi..sampai akhirnya dengan terpaksa harus mengambil keputusan final; kalau ternyata keputusan final yang akan diambil lebih banyak nilai manfaat dibanding mudharatnya..dengan penuh keyakinan..” maju terus “ ; sebaliknya “ mundur “ bila nilai mudharatnya lebih dominan.
Terkadang…setelah kita uji, ada saja yang nilai manfaat dan mudharatnya setimbang hingga remang-remang atau samar, yang satu tidak mendominasi yang lain, hal ini menimbulkan keraguan-raguan..sebagian ada yang mengambil langkah maju dengan dalih hidup adalah " take a risk ", namun kecenderungan yang wajib diambil adalah “ mundur “, Insya Allah..lebih shahih.
Sehebat apapun keputusan final yang diambil..ada keputusan final yang paling mutlaq..keputusan final milik-Nya; keputusan yang tak bisa ditawar..” maju terus “ atau “ mundur “ sudah jelas tak perlu ada keraguan lagi.